Minggu, 03 Oktober 2010

Movie Review: HELLO STRANGER


Entah sudah ada berapa film yang saya tonton dalam waktu sebulan ini. baik itu menonton dibioskop atau melalui cakram dvd yg saya borong (seperti orang kesetanan). tapi pada saat saya sedang nonton film thailand yang berjudul hello stranger ini, perasaan saya bergejolak untuk menulis sebuah review film. lagian buat apa nonton banyak film tapi tidak pernah berbagi perasaan saya terhadap film tersebut kepada semua orang. bagi saya sebuah film tidaklah cukup hanya dibilang bagus atau tidak bagus. harus selalu ada alasan dibalik smua itu. dan saya katakan bahwa film ini extraordinary funny! so you can guess whether its good or not, rite?

"Seorang gadis (Neungtida Sophon) yang terobsesi dengan drama seri TV Korea, berlibur ke Seoul dan bertemu seorang pria (Chantavit Dhanasevi) yang tak mengerti sama sekali soal kecintaan sang gadis akan drama Korea, tapi akhirnya ikut mengambil paket tur juga hanya karena ia merasa kesepian saja. Sepakat untuk tidak bertukar nama, keduanya mendapat aneka pengalaman heboh saat mengelilingi Korea Selatan."


Sang gadis yang notabene stereotip gadis pemimpi mempunyai kekasih yg romantis nan tampan seperti di drama-drama korea, yang polos dan  menyenangkan. sedangkan sang lelaki adalah sarkastik sejati dan konyol yang baru saja patah hati, disatukan dalam drama romantis komedi bersetting kota (yang menurut saya) paling romantis di dunia, Seoul.Seperti diketahui banyak orang Korea Selatan merupakan produsen drama-drama televisi yang membuat kecanduan para kaum hawa diseluruh asia. maka sang gadispun ingin sekali berkunjung ke tempat yang pernah menjadi tempat syuting drama korea terkenal seperti coffee prince (serius!! saya sempat iri dia ada di kedai kopi prince!!! saya termasuk pencinta drama ini!! hehe..) atau winter sonata. sedang si lelaki yang butuhliburan agar bisa melupakan mantan pacarnya, memilih Seoul sebagai tempat tujuan liburan. tanpa disangka mereka berdua bertemu dalam suatu ketidaksengajaan (hal yg pasti sudah bisa ditebak dalam film). 

Sang lelaki yang ditinggal rombongan travelnya mau tidak mau memilih untuk bersama sang gadis karena memang dia tidak bawa apa-apa hanya baju yang menempel, uang pas-pasan, dan tas backpack kecil (kopernya  tertinggal di mobil temannya, dan pada malam hari sblm keberangkatan dia mabuk2an, what a loser rite? haha..)

Petualangan mereka selama beberapa minggu di Korea Selatan dikemas secara konyol yang tidak memaksakan untuk lucu dan benar-benar alami, akan menyebabkan perut anda sakit dan batuk-batuk saat didalam teater. hal-hal konyol seperti sang lelaki mecoba berbagai macam baju perempuan di sebuah toko, obrolan mereka saat terpaksa tidur disebuah motel yang hanya tersisa satu kamar, saat sang lelaki mengalami lost in translation dengan ibu-ibu penjual makanan, atau pada saat mereka sedang mengunjungi tempat syuting winter sonata dan membuat sebuah plesetan terhadap drama tersebut. tapi mereka melakukan ini semua tanpa mengetahui nama mereka yang sebenarnya. sungguh lucu jadinya dua orang mempunyai "nama" kamu untuk saling memanggil.

Jika ada yang mengira cerita ini akan happy ending dan akhirnya mereka tau nama satu sama lain. anda akan menggigit jari pada akhir film. inilah poinnya, drama romantis komedi pasti akan selalu happy ending kan? tapi dalam film ini kalimat "happy ending" akan diserahkan kepada penonton, apakah si perempuan bakal tau nama si lelaki atau tiba-tiba mobil yang dikendarainya mogok yang otomatis radio dalam mobilnya ikut mati? who knows? hahaha.. saya sangat menyukai endingnya.


Yang pasti pesan yang saya dapat ambil dalam film ini adalah "love doesn't need a perfection or knowing each other" mungkin saja anda jatuh cinta dengan orang yang selama ini anda tidak kenal dan tiba-tiba muncul begitu saja. film adalah sebuah gambaran dari kisah nyata yang dibuat agar kita berkaca pada diri kita dan kehidupan kita. ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar